Mari Bersama… Selamatkan Lansia “Kelompok Rentan” Dari Target Penipuan dan Hoax Teknologi Digital. admin, 26/10/2021 Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Jakarta/21/10/2021 – “Penduduk lansia di Indonesia mengalami kenaikan setiap tahunnya berdasarkan data BPS tahun 2020, penduduk lansia berjumlah 26,82 juta jiwa atau setara dengan 9,92% dari populasi penduduk, jumlah tersebut diperkirakan akan meningkat setiap tahunnya yang tercermin dari peningkatan usia angka harapan hidup penduduk Indonesia. Dengan kenaikan jumlah lansia yang begitu besar. Hal ini menjadi tantangan dalam aspek kehidupan baik kesehatan, ekonomi, sosial dan lingkungan. Agar menjadi lansia yang tangguh, sehat, aktif, produktif serta bermartabat. Oleh karena itu perlu adanya dukungan pemerintah, kalangan swasta, dan Lembaga swadaya masyarakat agar mencapai tujuan tersebut”, jelas Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) BKKBN Nopian Andusti yang dalam hal ini mewakili Kepala BKKBN dr. Hasto Wardoyo pada saat membuka Webinar “Digital Equity for All Ages” dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Internasional Tahun 2021 yang diselenggarakan secara virtual. “Hari lansia internasional diperingati setiap tanggal 1 oktober di seluruh dunia. Peringatan hari lansia ini dicetuskan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait kesejahteraan lansia di sekitarnya dan sebagai momentum untuk mengapresiasi semangat dan peran penting menjalankan kehidupan yang layak bagi lansia Indonesia. Peringatan kali ini sangat berbeda pada tahun-tahun sebelumnya karena pandemik covid-19, lanjut usia merupakan kelompok rentan yang paling terinfeksi namun kebutuhan informasi dan edukasi untuk lansia sangat meningkat mengingat usia rentan tidak banyak beraktivitas dan mobilitas di luar rumah. Hal ini meningkatnya teknologi digital, namun lansia memliki keterbatasan pengguna internet”, tambah Nopian. “Dalam era revolusi industri 4.0 masyarakat melibatkan internet sebagai aspek kehidupan sehingga diharapkan berkembang teknologi dapat menciptakan nilai baru dan menyelesaikan permasalahan sosial dengan bantuan teknologi digital yang canggih. Di samping itu juga manusia mampu bersinergi sebagai produktivitas dan ekulibitas yang baik. Berdasarkan data Bappenas tahun 2020 lansia yang mengakses teknologi informasi masih sangat terbatas, yaitu 11,4 % lansia yang aktif dalam menggunakan internet”, imbuhnya. Pada kesempatan yang sama Direktur Jendral Aplikasi Informatika KOMINFO RI Samuel Abrijani Pangerapan menerangkan, “Akses internet saat ini kita sudah mencapai 202,7 Juta masyarakat Indonesia sudah dapat mengakses internet atau 73% namun memang masih didominasi oleh kaum muda. Menurut data dari World Bank menunjukkan penduduk yang lebih muda dapat lebih aktif secara digital ketimbang penduduk yang lebih tua. Bicara dari pusat data menunjukkan bahwa tingkat penggunaan teknologi dan internet penduduk lanjut usia masih rendah terutama untuk penduduk lansia didaerah pedesaan”, terang Samuel. “Lansia ini banyak menjadi target dari keberadaan teknologi digital seperti penipuan, termakan hoax dan ini kita perlu melakukan langkah-langkah antisipasi supaya warga lansia kita dapat produktif dan merasa aman dalam beraktifitas di ruang digital. Bekerjasama dengan BKKBN menarget supaya lansia kita juga teredukasi dan paham apa itu ruang digital dan bagaimana beraktifitas di ruang digital”, tambahnya. Selanjutnya Nopian juga mengatakan, ‘”Dalam hal ini internet tidak dapat di pisahkan oleh banyak kalangan masyarakat termasuk lansia karena untuk mencari kebutuhan informasi maupun berkomunikasi. Semoga dengan adanya Webinar Digital Equity for All Ages dalam rangka hari lanjut usia internasional tahun 2021 dapat memberikan wawasan dan pengetahuan untuk lebih memberikan perhatian kepada lansia di era digital ini. Diharapkan dimasa yang akan datang banyak berkembang aplikasi dan teknologi digital untuk lansia agar berdampak yang baik untuk menjadi lansia yang sejahtera, sehat, mandiri, dan bermartabat”, tutup Nopian.(HUMAS/TWD). Jakarta, 21/10/2021Biro Umum dan Humas (BIRUMAS)Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional DisPPKBPPPA Kab.HSS-Seksi Advokasi, KIE dan PTLKB (26/10/21) Uncategorized
Uncategorized PEMBINAAN PATBM DESA MUNING BARU 25/08/202027/08/2020 Selasa, 25 Agustus 2020 ditempat yang sama juga dilaksanakan Pembinaan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyakarat (PATBM) bertempat Kantor Desa Muning Baru Kec. Daha Selatan. Hadir Kabid PPPA Hj. Tatik Sri Rahayu, S.Pt, MP, Kasi KHPK Nurul Yuda dengan peserta terdiri Pengurus PATBM Muning Baru, Kec. Daha Selatan. (DisPPKBPPPA-HSS/AdvKIE/25082020) Read More
Uncategorized BAKTI SOSIAL PELAYANAN KB GRATIS DI DESA BAJAYAU KECAMATAN DAHA BARAT TAHUN 2018 11/04/201816/07/2018 Rabu, 11 April 2018, bertempat di Balai Penyuluh KB Kecamatan Daha Barat. Dilaksanakan Pelayanan KB Gratis (pasang implant) oleh Tim MUYAN Dinas PPKBPPPA Kab HSS bersama Bidan-bidan Puskesmas Bajayau, Bidan Desa Siang Gantung, PKB Kecamatan Daha Barat dan PPKBD Desa Baru dan Sub PPKBD Desa Bajayau (1 org), Sub PPKBD… Read More
Uncategorized DWP Dinas PPKBPPPA Kab.HSS & Forum Anak Rakat Mufakat Kab. HSS Bagikan Sembako Kepada Pekerja Perempuan 30/04/202014/07/2020 Pagi tadi, Kamis, 30 April 2020 Dharma Wanita Persatuan (DPW) Unit Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA) Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Forum Anak Rakat Mufakat Kab. HSS membagikan sembako kepada pekerja perempuan pengupas singkong Kerupuk Bamban di Desa Bamban Utara di wilayah Kecamatan Angkinang…. Read More