KIE COVID-19 dan Penerapan Disiplin Pelanggaran admin, 17/02/2021 Selasa, 16 Februari 2021, Tim Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Covid-19 dan Penerapan Disiplin Pelanggaran di Kecamatan Sungai Raya, yang terdiri dari (1) Kecamatan Sungai Raya, (2) Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA) Kab.HSS, (3) Polisi Sektor Kecamatan Sungai Raya, (4) TNI-Babinsa Koramil Kecamatan Sungai Raya, (5) Dinas Pertanian Kab.HSS, (6) Bagian Perekonomian dan Administrasi Pembangunan, (7) Puskesmas Sungai Raya dan (8) Puskesmas Batang Kulur, Melaksanakan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Covid-19 dan Penerapan Disiplin Pelanggaran di Desa Hamalau Kecamatan Sungai Raya. Tim KIE Covid-19 dan Penerapan Disiplin Pelanggaran ini melaksanakan tugas : Bersama Tim KIE Covid-19 wilayah Kecamatan Sungai Raya, yang terdiri dari Kecamatan Sungai Raya (Koordinator) dan Anggota terdiri dari Dinas PPKBPPPA, Dinas Pertanian, Badan Kesbangpol, Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Uasaha Kecil dan Perindustrian, Bagian Perekonomian dan Administrasi Pembangunan, Puskesmas Sungai Raya dan Puskesmas Batang Kulur, melaksanakan Advokasi dan KIE Covic-19 kepada Masyarakat Desa Hamalau dengan mendatangi Rumah-rumah dan warung-warung masyarakat dari Kantor Kepala Desa Hamalau menuju ke RT.1 dan RT. 2 sekitar Perumnas Hamalau Permai.Mengkomunikasikan kepada masyarakat yang kebetulan ditemukan tidak pakai masker diberikan KIE Covid-19, Protokol Kesehatan dan diberikan Masker kain.Dengan pengeras suara melalui Mobil Unit Penerangan KB, Menginformasikan :Situasi penyakit Covid-19 (jumlah kasus dan kematian) di Kabupaten Hulu Sungai Selatan per 15 Februari 2021, menginformasikan Penyebab penyakit Covid-19 dan Tanda/gejalanya dan tindak pengobatan selanjutnya.Kepada masyarakat agar terus ikut serta menangulangi Pandemi Covid-19 dengan mengikuti dan mematuhi Protokol Kesehatan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 antara lain : cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, memakai masker, menjaga jarak dengan orang lain minimal 1 meter dan menghindari kerumunan, hindari kontak langsung seperti berjabat tangan dan berpelukan, berusaha tetap dirumah (stay at home) dan hanya keluar apabila sangat diperlukan, tidak memegang wajah (hidung, mulut, mata) ketika tangan tidak bersih, tingkatkan imunitas/daya tahan tubuh dengan cara konsumsi makanan yang sehat, perbanyak makan buah dan sayur, olah raga/aktifitas fisik dan istirahat yang cukup. Dinas PPKBPPPA Kab. HSS dalam kegiatan KIE COVID-19 ini menggunakan Mobil Unit Penerangan (MUPEN) KB dengan menugaskan (1) Kasi Advokasi, KIE dan Pendayagunaan Petugas Lapangan KB, dan (2) Kasubbag Keuangan. Seksi Advokasi, KIE dan Institusi Masyarakat DisPPKBPPPA Kab.HSS (17/02/2021) Uncategorized
Uncategorized Baksos Pelayanan KB MKJP Gratis untuk Masyarakat PUS Kab. HSS 12/08/202014/08/2020 Dalam rangka Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan, TNI-KB dan Hari Ulang Tahun Ke-75 Republik Indonesia, dilaksanakan Bakti Sosial Pelayanan KB MKJP untuk Masyarakat Pasangan Usia Subur (PUS) Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Rabu 12 Agustus 2020 Dimulai jam 08.00 WITA, dihadiri oleh Ibu Wakil Ketua TP-PKK Kab. HSS beserta pengurus, Komandan Kodim 1003… Read More
Uncategorized DEKLARASI PENCEGAHAN PERKAWINAN PADA USIA ANAK DI SMAN 1 KANDANGAN DAN DI MAS DARUL ULUM KANDANGAN 23/10/201722/01/2018 Pagi hari ini Senin tanggal 23 Oktober 2017 telah dilaksanakan Deklarasi Pencegahan Perkawinan Pada Usia Anak di SMAN 1 Kandangan dengan Pembina Upacara Bendera dari Kepala Dinas Pendidikan Kab.HSS, dihadiri Sekretaris Dinas Kesehatan Kab.HSS, Kabid KB dan Kabid Dalduk & KS beserta staf dan Kasi Pelayanan Kontrasepsi Dinas PPKBPPPA Kab.HSS,… Read More
Uncategorized AUDIT KASUS STUNTING KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN TAHUN 2024 08/03/2024 Jum’at 8 Maret 2024 – Dalam upaya untuk mengatasi masalah stunting yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak di Kabupaten Hulu Sungai Selatan,Dinas PPKBPPPA Bidang Pengendalian Penduduk melakukan audit menyeluruh tahun ini. Audit di selenggarakan menyoroti berbagai aspek, termasuk pola makan, akses terhadap layanan kesehatan, kondisi sanitasi, dan faktor sosio-ekonomi. Dengan… Read More